Wednesday, April 10, 2013

Monday, April 8, 2013

Festival Teluk Jailolo?!

Tulisan ini diikutkan dalam "Jailolo, I'm Coming!" Blog Contest yang diselenggarakan oleh Wego Indonesia dan Festival Teluk Jailolo

Yap. Apa itu Festival teluk Jailolo? Bahkan mungkin ada yang bertanya, "Jailolo itu apa?"
Teluk jailolo

Saya sendiri baru pertama kali mendengar daerah bernama Jailolo dari kontes yang diadakan oleh Wego Indonesia dan Panitia Festival Teluk Jailolo. Berawal dari rasa penasaran, akhirnya dari beberapa pencarian saya dapat mengetahui apa itu Jailolo.
Jailolo merupakan salah satu nama teluk di Pulau Halmahera di Provinsi Maluku Utara. Penduduk setempat juga sering menamakannya Gilolo. di Pulau ini, Festival Teluk Jailolo dilaksanakan sebagai ajang promosi wisata, dari kerja sama antara penduduk setempat, komunitas budaya, pemda setempat, dan tentu saja Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia.
lalu, apa yang membuat festival ini, atau lebih tepatnya, Jailolo ini sangat menarik?

Apakah itu Homeschooling?

Sebenarnya jawabannya sudah dapat didapat di situ ini http://www.psikologizone.com/pengertian-homeschooling-indonesia/06511347

Peserta Festival Pendidikan Rumah (FESPER) 2013 di Jogja
Dewasa ini kegiatan homeschooling ( HS ) semakin populer. Dengan HS, orang tua dapat dengan bebas memaksimalkan isi pendidikan untuk anaknya, sesuai dengan potensi, minat, ataupun keinginan dari anak ( dan juga orangtuanya Senyum dengan mulut terbuka ). Nah, sebenarnya, kenapa HS semakin populer?
Pendidikan formal semakin kurang dipercaya. Yap, pendidikan yang diperoleh di sekolah sering dipertanyakan kualitasnya oleh para orangtua, baik dari metode pembelajarannya, konten yang diajarkan, dan hampir semua aspek sering dipertanyakan. Kondisi ini mendorong beberapa orangtua untuk kurang (atau bahkan tidak) mempercayai dari pendidikan formal. Mereka menganggap

Sunday, March 24, 2013

Menduga-duga dan Berspekulasi Terhadap Sesuatu, Baikkah?

Akan selalu ada hal-hal yang sifatnya simpang siur, abu-abu, masih belum jelas, dsb. Hal-hal ini mendorong orang untuk melakukan spekulasi dan dugaan, termasuk didalamnya berprasangka. Kemudian yang jadi pertanyaan, apakah baik menduga-duga itu?

berprasangka atau menduga-duga adalah usaha mencari kejelasan terhadap suatu hal yang belum jelas namun dengan mengemukakan opininya sendiri dalam melakukan dugaan dengan logika sendiri. Proses ini menimbulkan imbuhan terhadap hal tersebut namun belum tentu sesuai dengan keadaan aslinya. Karena berdasar pemikiran dan logika sendiri, maka suatu hal akan dapat diimbuhi dengan berbagai macam versi dan alur cerita. Tentu hasilnya adalah menjadikan suatu hal yang sebelumnya masih simpang siur dan belum jelas menjadi tambah "simpang siur".

Lalu apa baiknya?